Seni Tari Raja-raja Eropa bernama Baroque Dance

Seni Tari Raja-raja Eropa bernama Baroque Dance

Seni tari adalah sebuah seni yang sangat mengagumkan. Seni tari merupakan sebuah ekspresi perasaan, pemikiran, ide, dan semua yang berasal dari dalam diri manusia. Seni tari dapat menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi suatu daerah, kota, atau bangsa. Seni tari juga dapat menjadi tradisi yang diturunkan turun temurun dari generasi ke generasi di sebuah suku ataupun sebuah kerajaan.

Banyak hal yang menjadi nilai positif dari seni tari. Dalam beberapa era di dunia, seni tari juga dapat menjadi sebuah simbol perdamaian, kebebasan, ketenangan, cinta, kekuasaan atau hak seorang manusia, dan juga status sosial seseorang.

Saat anda mendengar bahwa seni tari dapat menjadi simbol atau representasi dari status sosial seseorang, mungkin hal ini cukup aneh dan janggal juga melawan norma sosial yang ada karena dapat menimbulkan kesenjangan dan ketidakadilan sosial.

Namun di benua Eropa, khususnya di negara Prancis dan Inggris, ada sebuah seni tari yang digunakan atau ditarikan untuk menunjukan status sosial seseorang. Seni tari tersebut bernama Baroque. Ada beberapa informasi dan fakta menarik yang anda dapat ketahui dari seni tari Baroque:

  • Seni tari Baroque biasanya ditarikan oleh para raja Eropa. Raja-raja Eropa sangat menyukai seni tari ini karena tekhnik tarian ini menggambarkan dan mengekspresikan karakter serta kualitas seorang raja atau bangsawan.
  • Seni tari ini lahir di era 1650 dan terus berkembang pesat di dua negara yaitu Prancis dan Inggris.
  • Seni tari ini memiliki nama yang berbeda di dua negara tersebut sebelum resmi menjadi Baroque dance. Di negara Inggris, seni tari ini awalnya dinamakan country dance. Sementara di negara Prancis, seni tari ini dinamakan court dance dan hanya boleh ditarikan di dalam istana raja-raja atau bangsawan.
  • Pergantian nama seni tari ini diadopsi dari nama era yang berlangsung saat itu yaitu era Baroque yang berlangsung dari tahun 1650 sampai tahun 1790. Kedua negara tersebut memiliki kesepakatan sebelum mengganti nama seni tari ini menjadi Baroque dance.
  • Seni tari Baroque tidak diperkenalkan dan diajarkan untuk semua kalangan. Pada era itu, seni tari ini hanya diperkenalkan dan diajarkan kepada kaum bangsawan atau para raja saja. Hal ini yang menjadi alasan mengapa Baroque dance menjadi tarian yang menentukan status sosial seseorang.
  • Pada masa itu, bila seseorang dapat menari Baroque dance dengan kemampuan yang sangat bagus dan dengan kesempurnaan ritme, maka tingkat derajat sosial orang tersebut bisa meningkat di mata para raja.
  • Seni tari Baroque memiliki ciri khas yang mirip dengan ballroom dance. Seni tari ini harus ditarikan oleh dua orang atau pasangan. Dua orang tersebut harus menari dengan gerakan yang seragam dan berpindah tempat atau formasi dalam waktu yang bersamaan.
  • Ada dua jenis Baroque dance yang terkenal yaitu courante dan sabarande. Courante adalah seni tari yang diiringi musik dengan irama atau tempo 3/2 dan gerakan menari yang setiap langkahnya tidak terpotong atau tidak ada jeda. Sedangkan sabarande adalah seni tari yang sering digunakan untuk pembukaan pertunjukan teater dan ditutup dengan gerakan menari yang melambat mengikuti irama music pada akhir bagian.
  • Seni tari Baroque ini memiliki design panggung yang unik. Panggung yang digunakan untuk menari posisinya lebih rendah dari penonton, karena perpindahan formasi dalam tarian ini sangat bagus saat dilihat dari ketinggian.

Itulah beberapa fakta dan informasi yang menarik yang bisa anda ketahui dan pelajari dari Baroque dance. Di masa kini, sekalipun anda bukanlah seorang bangsawan, anda sangat bisa mempelajari seni tari ini karena Baroque dance sudah sangat mendunia.

 

 

Authored by: Ava Chapman